UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL-PENDIDIKAN AGAMA-KAMPUS ITBI MILENIAL
- Gereja Katolik Roma dengan sistem episkopal di bawah kepemimpinan Paus
- Gereja-gereja Protestan yang merupakan hasil dari Reformasi Protestan dan berdiri mandiri
- Gereja Ortodoks dengan sistem episkopalnya
Khusus untuk gereja-gereja dari aliran ritual Pentakosta kadang-kadang digolongkan terpisah dari kelompok gereja-gereja Protestan karena perbedaan ritual dan pengakuan iman, meskipun dari sejarahnya gereja Pentakosta muncul dari denominasi-denominasi ajaran Protestan.
Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks di Indonesia tidak terbagi-bagi menurut denominasi sebagai mana halnya yang ada pada gereja-gereja Protestan/Pentakosta. Karena gereja Protestan dan aliran Pentakosta terbagi-bagi menjadi unsur gereja yang lebih kecil maka gereja-gereja Kristen Protestan (dan Pentakosta) memiliki banyak cabang bahkan disetiap daerahnya. Gereja-gereja tersebut dapat diklasifikasikan menurut ajaran teologi, kelompok etnis, bahasa pengantar, atau gabungan dari ketiganya.Agama Kristen tercatat pertama kali datang ke Indonesia pada abad ke-7 dengan berdirinya gereja Assiria (Gereja Timur) di dua tempat: Pancur (sekarang wilayah Deli Serdang) dan Barus (sekarang wilayah Tapanuli Tengah) di Sumatra (645 M).[1]
Katolik Roma pertama tiba dari Ordo Karmelpada tahun 1511 di tanah Aceh dan tahun 1534 di kepulauan Maluku melalui orang Portugis yang dikirim untuk eksplorasi. Fransiskus Xaverius, misionaris Katolik Roma dan pendiri Ordo Yesuit bekerja di kepulauan Maluku pada tahun 1546 sampai tahun 1547.
Protestanisme pertama kali diperkenalkan oleh Belanda pada abad keenam belas, sehingga terpengaruh pada ajaran Calvinisme dan Lutheran.Gereja Katolik merupakan gereja yang memiliki persekutuan dengan Paus, atau Uskup Roma, yang memegang otoritas tertinggi setelah Dewan Kardinal. Gereja Katolik terdiri dari Gereja Katolik Roma(Ritus Latin) dan 23 Gereja Katolik Ritus Timur. Karena secara umum Gereja Katolik di Indonesia berasal dari Misi Portugis dan Spanyol (Santo Fransiskus Xaverius adalah orang Spanyol), Gereja Katolik di Indonesia mengikuti Ritus Latin. Gereja Katolik di Indonesia terbagi dalam 37 keuskupan yang dikelompokan ke dalam 10 provinsi gerejawiditambah dengan 1 Ordinariat Militer. Keuskupan-keuskupan tersebut membentuk suatu organisasi koordinatif yang disebut Konferensi Waligereja Indonesia, beranggotakan para uskup di Indonesia.
2.Gereja sebagai persekutuan artinya orang-orang yang percaya kepada Kristus dan telah dibaptis yang terikat dan berinteraksi satu sama dalam ikatan kasih Kristus.
Gereja Institusi sosial adalah perkumpulan adat atau kebiasaan Gereja terbentuk oleh Allah yang memanggil, bukan sekedar adanya orang yang berkumpul karena adanya kepentingan bersama.Perbedaan gereja sebagai persekutuan dengan institusi sosial adalah gereja sebagai persekutuan bersifat rohani sedangkan gereja sebagai institusi sosial bersifat duniawi.
Pengertian Ibadah dalam Kristen

Banyak orang yang menganggap jika orang Kristen beribadah berarti hanya pergi ke Gereja saja dan bila pergi ke Gereja pada hari minggu, maka mereka telah melakukan ibadah. Tetapi apa sesungguhnya pengertian dari ibadah?
Pengertian ibadah dalam Kristen ialah suatu ungkapan rasa takut, hormat, syukur, pujian, serta sukacita pada Tuhan sang Maha Esa karena telah mengasihi, dan menyelamatkan.
Sehingga, dari adanya ibadah itu, kamu bisa berjumpa dengan Allah dan mengenal apa kehendakNya serta mendekatkan diri kepadaNya.
Selain itu, perwujudan ibadah dalam Kristen bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, seperti kebaktian di sekolah minggu, doa, retret , perayaan paskah dan natal, namun dengan satu tujuan, yakni ingin mengucapkan syukur dan lebih mendekatkan diri pada Allah.Seperti yang telah dijelaskan di atas, ibadah merupakan segala sesuatu yang diridhai dan disenangi oleh Allah, baik berupa perbuatan, perkataan, ataupun bisikan dalam hati (batin).
4.Sebagai anggota Gereja di usia muda, Pemuda/i Gereja harusnya ikut berperan aktif melayani Tuhan. Walaupun mereka masih muda, mereka dapat dilatih oleh gereja untuk mulai memegang tanggung jawab, misalnya:
A. Melayani dalam Pelayanan ibadah Gereja
Pemuda yang dilatih dapat dilibatkan dalam pelayanan ibadah gereja, mereka dilibatkan sebagai pemain musik, petugas kolekte, operator LCD, singer/Pemimpin Nyanyian Jemaat.
Selain itu, Pemuda/i juga dapat dilibatkan sebagai guru atau pengajar anak anak di ibadah sekolah minggu. Juga mengikuti persekutuan yang dilakukan di rumah-rumah jemaat.
B. Menjadi Agen Penggerak Tubuh Kristus yang Bertumbuh
Pemuda yang telah dibina dengan baik akan menghasilkan pemuda dengan iman yang dewasa. Pemuda yang dewasa secara rohani bukan saja bisa bertumbuh dan dilibatkan dalam tugas pelayanan gereja, tetapi juga dapat menjadi agen penggerak bagi pertumbuhan iman tubuh Kristus secara keseluruhan.
Mereka bisa diberi tempat untuk ikut memberi masukan bagi perkembangan Gereja, misalnya ikut diundang dalam rapat-rapat Gereja. Ide-ide yang baik dari pemuda dapat menjadi bagian dari kemajuan Gereja.
Perlu diperhatikan bahwa semakin muda usia pembinaan, semakin cepat pula persiapan gereja untuk menghasilkan anggota-anggota jemaat yang didewasakan di dalam Kristus. Gereja harus memberikan waktu, dana, dan perhatian bagi pembinaan iman kaum pemuda. Jika gereja tidak memberi tempat bagi pemuda untuk bertumbuh dan ikut berperan, tidak heran jika jumlah kaum pemuda dalam gereja akan makin menurun.
C. Menjadi Penerus Masa Depan Gereja
Masa remaja dikatakan sebagai masa-masa emas dan akan diisi dengan berbagai kegiatan untuk menyongsong masa depan. Jika gereja tidak memenangkan mereka pada masa-masa emas ini, gereja akan kehilangan kesempatan untuk membina remaja menjadi pemimpin gereja masa depan.
Walaupun tidak semua remaja/pemuda akan menjadi pemimpin, jika mereka dibina dengan baik, mereka dapat menjadi pemuda-pemuda berpotensi yang dapat memberi pengaruh kepada gereja, terutama menjadi teladan bagi pemuda-pemuda lain dan yang lebih muda.
Mereka akan menjadi anggota gereja yang baik dan berperan di masyarakat sebagai saksi-saksi Kristus. Jika regenerasi kepemimpinan gereja berjalan dengan baik, pada masa-masa ini, kualitas kepemimpinan pemuda sudah dapat dilihat melalui keterlibatan mereka memimpin komisi remaja dan pemuda gereja.
Gereja bisa menempa mereka dengan memberi kepercayaan mengelola pelayanan sekolah minggu dan kegiatan gereja lainnya yang melibatkan pemuda. Melalui pembinaan iman remaja yang baik, gereja telah menyiapkan masa depannya yang cerah.seperti yg tertulis di amsal 22: 6."Didiklah orang muda menurut jalan yg patut baginya maka pada masa tuanya pun ia tak akan menyimpang dari pada jalan itu".
Dalam konteks berbangsa, peran dan tanggung jawab pemuda Kristen sangat besar. Pemuda Kristen harus berani menempatkan dirinya di garda terdepan dalam mewujudkan kedamaian, kesejahteraan, keadilan, kebenaran,dan demokrasi di Indonesia yang berdasarkan kasih. Hal ini akan menunjukkan bagaimana pemuda Kristen merelevansikan imannya di tengah-tengah kehidupan dunia.
Oleh karena itu, konsep persekutuan dan nasionalisme merupakan dua hal yang saling berkaitan, dan dua hal tersebut sepatutnya dimiliki oleh pribadi-pribadi pemuda Kristen Untuk mengimplementasikan iman Kristen di tengah-tengah kehidupan bangsa Indonesia, pemuda Kristen dituntut untuk meningkatkan ketekunan dalam kejujuran, mengasah setiap potensi yang dimiliki, dan menyalurkan kreativitas yang mengarah ke pembangunan bangsa Indonesia.
Dalam mengimplementasikan iman Kristen di tengah-tengah kehidupan bangsa, pemuda Kristen juga dituntut untuk mempunyai idealisme yang tinggi, semangat juang yang kukuh, dan tidak larut dalam alam berpikir yang pragmatis sehingga menjadi acuh tak acuh, masa bodoh, sinis, dan akhirnya frustrasi.
Oleh karena itu, seyogianya, setiap pemuda Kristen semakin menggalakkan usaha-usaha di bidang studi masing-masing dan juga memperjelas arti serta peranan pemuda dalam kehidupan sosial politik di bangsa ini.
Melihat kenyataan zaman sekarang bahwa generasi muda di Gereja sedikiit kehilangan identitas nya. Generasi muda berada pada sikap acuh tak acuh dan bersikap apatis terhadap gereja dan ibadah itu sebagai rutinitas belaka., miskin cita2 miskin harapan, dan beranggapan urusan gereja itu urusan orang tua dan tunggu tua dulu.
5.Makna dari 1 yohanes 3:16 adaalah
Yohanes 3:16 adalah ayat keenambelas dari pasal ketiga Injil Yohanes, yaitu kitab keempat dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen. Merupakan salah satu ayat yang paling sering dikutip dari Alkitab Kristen, dan disebut ayat paling terkenal dalam Alkitab.
Komentar
Posting Komentar